23 November 2016


Maaf, gue belum bisa…
Alih-alih melupakan, rasa ini malah terasa semakin dalam…
Entahlah…
gue hanya yakin bahwa Tuhan sedang mengajari gue, arti sebuah kedewasaan.




Weekend kemarin, kita pergi ke Bandung. Acara ini adalah puncak dari kepanitiaan asrama yang kita jalankan selama kurang lebih dua bulan terakhir ini. Dua bulan yang penuh dengan ketegangan, kesibukan, bahkan sedikit masalah. Tapi kita yakin, bahwa semua yang sedang dan telah terjadi, adalah proses menuju kedewasaan, kekompakan, dan persahabatan luar biasa diantara kita.

Pada akhirnya, semua hal yang telah kita lalui, khususnya bagi gue, adalah hal-hal lucu yang bisa gue tertawakan. Ada cerita tentang gue yang ditipu di malam 03 oktober, ada fase dimana gue jadi lebih intim dengan yang namanya “cengkeh”, ada kisah dimana gue dimarahin cewek galak yang lumayan cakep, ada juga tentang gue yang jadi lebih sering bicara, ngechat di grup, memberi semangat dan hal hal aktif lainnya di angkatan, namun gue selalu mendadak mati kata ketika di dekat dia.  Dan kisah-kisah lainnya yang akan selalu gue ingat, akan selalu gue simpan, dan gue jadikan pelajaran, untuk kemudian gue tertawakan seperti yang gue lakukan saat ini.

Balik lagi ke ngomongin Bandung, pertama kali gue ke Bandung adalah 5 tahun yang lalu, saat umur 15 tahun dan  gue langsung jatuh cinta pada kota dengan julukan kota kembang itu. Alasannya? Entahlah, hanya saja gue merasa sangat nyaman di sana, padahal gue adalah tipikal orang yang gak betahan, dan sulit beradaptasi di tempat-tempat yang baru.

Kemarin, adalah kali ke lima gue ke Bandung, dan berikut adalah destinasi-destinasi yang gue dan temen gue kunjungi di weekend kemarin.

   Perjalanan di Bis


u   Gue adalah orang yang gak jago ngomong, di saat yanga lain bersuka cita, menyanyi bersama-sama, gue hanya diam; menikmati pemandangan lewat kaca bis.  Dan gue lebih seneng seperti itu.
      
            Masjid Al Irsyad Kota Baru Parahyangan


*anggota dinasti pindah tempat makan









*teruslah menatap kedepan kawan



      


*menikmati setiap detail proses yang terjadi


      
*gue yang paling belakang tapi bukan orang terbelakang..wkwkw



  TAHURA (TAman HUtan Raya) Dago.
      
*menacari-cari sang penghuni



*bersandar di presiden berkacamata


*sebelah kiri adalah duo padang (dua orang asli Padang), dua orang sebelah kanan adalah duo Pedang…



Villa Rumah Kayu



*hahaha,, abaikan ini, hanya gambaran panitia-panitia yang kelelahan…


*orang yang gemuk di tengah, dengan rambut gak jelas dan bawa TOA, jangan sangka itu gue… pokoknya jangan


*hanya gambar rumput liar biasa



 Farm House Susu Lembang
*idung mana idung??



      
*iya,iya, gue kalah ganteng .. makasih yee, makasih..



*so kalem



Grafika Cikole.


*dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung


*rindu yang seperti burung yang sayapnya patah, hanya terbang sesekali, dan  tak terlalu tinggi.




*kapan mau kesini bareng??


     Maaf, gue bukan tipikal orang yang jago mengabadikan moment-moment indah, yaah alih-alih memotret destinasi-destinasi yang indah, gue malah motret diri gue sendiri…
     jika ada yang baca tulisan ini, gue tau hal pertama yang mereka pikirkan. Yakni pertanyaan horror kayak gini; "ko gak ada foto bareng berdua sama cewek sih”???

      Eettss.. jangan salah, ada ko foto gue bareng sama cewek…
      Ini dia; 

    Iya itu,, itu foto bareng loh.. gue fotoin dia, dia juga fotoin gue, itu kan foto yang bareng..

Kriiik…kriiik,,,kriiik…

...
Ok..  udahan becandanya..
Seperti yang gue bilang sebelumnya, banyak hal yang telah terjadi di dua bulan terakhir ini. Dan gue akan selalu mencoba mengingat semuanya, kemudian gue belajar dari hal-hal itu. 


Biasanya, setelah mengalami beberapa kegagalan, seseorang akan membuka kembali lembaran baru dan akan kembali berjuang. Mencoba meyakini hal itu, hari ini gue juga melakukanya.



Ada tantangan yang harus gue taklukan selama 40 hari kedepan, dan katanya, semakin hari, godaannya akan semakin sulit, so semoga gue bisa melewati dan lulus dalam tantangan kedua ini.


Ok, bye.. sampai jumpa di lain waktu.









Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Total Tayangan

Popular Posts