01 December 2016

BIRU VS IJO???


*bagaimana biru dan hijau bisa membuat sebuah pola yang indah.

            Sudah menjadi rahasia umum bahwa dunia mahasiswa –khususnya kalangan aktivis-  erat kaitannya dengan dua istilah ini; biru, dan hijau. Mana yang lebih baik diantara keduanya? Jawabannya; tidak ada. Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Sayangnya, saat ini gue bukan sedang membahas tentang dua bendera ini secara mendalam, gue hanya ingin bercerita tentang teman-teman.

            Gue adalah orang yang sulit medapatkan teman. Mungkin karena gue adalah tipikal orang yang susah bergaul, susah beradaptasi, juga orang yang pemalu. Gue memang se-menyedihkan itu. Tetapi, sulit bukan berarti tidak bisa atau tidak punya. Gue juga punya beberapa teman. Di kampus, gue berteman baik dengan semua teman sekelas gue, dengan teman opak (ospek) gue, dan beberapa teman di kelas lain. Jadi, teman dan orang-orang yang gue kenal di kampus masih bisa dihitung dengan jari tangan tambah jari kaki. Yaah, memang hanya sedikit.

            Teman-teman gue terdiri dari berbagai karakter. Ada golongan orang yang pandai bergaul; mereka selalu punya teman dimanapun, mudah mencairkan suasana, kadang juga gue iri pada orang-orang yang seperti ini. Ada golongan kutu buku,yang kemana mana bawa buku dan rajin ke perpustakaan, ada golongan trendy yang selalu terlihat asyik, ada  golongan aliim dengan peci yang selalu hinggap di kepala, dan kerudung yang kegedean, ada juga golongan yang selalu bertingkah lucu baik di dalam ataupun di luar kelas, ada juga teman yang selalu berpikiran ngeres; entah bagaimana, mereka selalu mampu menyambungkan topik topik di kelas menjadi sesuatu yang (mohon maaf) vulgar dan jorok. Dan disitulah letak keindahan dari teman-teman yang gue punya di kampus.

            Semuanya berjalan dengan aman dan nyaman selama satu semester pertama, kemudian ada hal yang sedikit berubah semenjak kita menginjak semester 2. Dimana masing-masing dari kita telah bergabung dengan organisasi biru dan hijau ini. Disadari atau tidak, kita bermusuhan satu sama lain. Kita berbeda. Mungkin gue terlalu naïf dalam menanggapi hal ini, maafkan. Hanya saja gue sedikit sedih dan kecewa. Kecewa pada beberapa orang yang terlalu fanatik. Kecewa pada mereka yang saling menerbitkan senyuman saat berpapasan namun saling menjelekkan di belakang. Kecewa pada teman teman dekat gue yang perlahan berubah kemudian menjauh. Dan tentunya kecewa pada diri gue sendiri, yang tak berkomitmen, tak mampu beridentitas, tak mampu memilih seutuhnya, dan tak mampu berekspresi.

            Walaupun gue termasuk golongan netral, dengan penuh alasan dan pertimbangan  gue  masuk pada golongan biru.  Dan sisi buruknya, kebanyakan teman terdekat gue adalah orang-orang hijau.  Awalnya biasa saja, namun perlahan tapi pasti; politik selalu menanamkan kebencian. Teman-teman hijau gue mungkin membenci gue yang membiru. Bahkan lebih dari itu,  sebagian golongan biru pun akan membenci sebagian orang yang jarang aktif, hanya numpang nama,dan tak berkomitmen. Salah satunya gue. Begitulah, kebencian selalu ada, dan menjamur.

            Puncak persaingan ini terjadi saat masa-masa pemilu kampus. Dan itu terjadi pada minggu-minggu ini. Suasana di kelas gue sendiri terlihat biasa saja, walaupun ada segelintir orang yang masih diem-dieman. Tapi, kondisi di dua kelas tetangga gue terlihat begitu jelas. Sekali lagi gue sedih dan kecewa.

            Tidak ada yang salah dengan pertemanan kita kawan. Hanya saja, politik memang seperti itu. Dan, sikap fanatik-lah yang menyulut semua kerenggangan ini. Gue hanya berharap, kita masih bisa berteman seperti biasanya, kita saling menyapa seperti biasanya, tanpa saling melihat apa bendera kita. Sulit,? Itu pasti. Dan kasus seperti ini memang sudah menjamur turun temurun dari para pendahulu kita.

            Sekali lagi, tidak ada yang salah kawan. Tetaplah berkomitmen, tetaplah tegak pada bendera kita masing-masing. Namun, tetaplah ingat bahwa kita semua masih teman satu angkatan.

a.
Reaksi:

1 comment:

  1. Dari pada ke biru atau ijo bingung, mending ke ungu,,, ALIF,,, wkwkwk 😅😅😅

    ReplyDelete

Total Tayangan

Popular Posts