22 April 2017

Berikut ini adalah 24 bait pilihan penulis, dari ribuan sya’ir gubahan Imam Syafi’i..
Semoga bermanfaat…


الحظ                                     

Nasib baik

إِنَّ امرَءاً وَجَد اليسار فلم يصب        #       حمدا ولا شكرا، لَغيرُ موفّق
Seseorang yang mendapatkan kemudahan (rizki yang melimpah), namun dia tidak mendapat pujian dan pahala, maka sesungguhnya dia tidak mendapatkan petunjuk.
الجدّ يُدني كلَ أمر شاسع     #       والجدّ يُفتح كلّ باب مغلَق
Nasib baik itu mampu mendekatkan semua hal yang jauh, dan dapat membuka setiap pintu yang tertutup.
وإذا سمعت بأن مجدودا حوى          #       عودا فأثمر في يديه فصدّق
Apabila kamu mendengar bahwa orang yang bernasib baik  mampu menbuahkan hasil yang baik pula, maka percayalah.
فإذ سمعت بأن مكدودا أتى  #       ماءً ليشربه فغاض فحقّق
Kemudian apabila kamu mendengar bahwa orang bernasib buruk, mampu pergi untuk minum dan menyelam, maka teliti dan selidikilah kembali kabar itu.
لو كان بالحَيل الغنى لوجدتني           #       بنجوم أقطار السماء تعلّقي
Seandainya kaya itu hanya tergantung pada kemahiran, maka kamu akan mendapatiku tergantung pada bintang-bintang yang berada di langit.
ولربّما عُرِضَت لنفسي فِكرةٌ    #       فأودّ منها أنني لم أخلق
Seandainya diriku hidup dengan tertimpa kesusahan, maka aku lebih menyukai jika aku tidak tercipta ke dunia ini.

لكن من رُزِق الحِجا، حُرِم الغنى        #       ضدان مفترقان أي تفرّق
Tetapi orang yang pandai itu terkadang terhalang dari kaya, karena  kepandaian dan kekayaan merupakan dua hal yang berlawanan dan terpisah.
وأحق خلق الله بالهمّ امرؤ    #       ذو همّةٍ يبلى بِرزقٍ ضَيِّقٍ
Makhluk Allah yang paling susah adalah orang yang mempunyai cita-cita yang tinggi namun rizkinya sedikit.
وَمِنَ الدَلِيلِى عَلَى القَضَءِ وَحُكمِهِ      #       بُؤسُ اللَبِيبِ وطيبُ عيشِ الأحمقِ
Diantara bukti adanya takdir dan hukum Allah SWT adalah adanya orang yang pandai tapi melarat, dan orang bodoh yang hidup kaya raya.

الأحمق  من الناس                                   

Orang –orang yang bodoh
 إذا المرءُ أفشى سرّه بلسانه             #       ولام عليه غيرَه فهو أحمق
Apabila ada orang yang membuka rahasia dirinya, kemudian mencaci maki orang lain, maka dia adalah orang yang bodoh.
إذا ضاق صدرُ المرء عن سرّ نفسه      #       فصدر الذي يٌستودع السرّ أضيقُ
Apabila seseorang merasa sempit dadanya terhadap rahasianya sendiri, maka lebih sempit lagi dada orang yang dibebani rahasia.

علمي معي                                  
Ilmuku selalu bersamaku


علمي معي حيثما يمّمتُ ينفعُني        #       قلبي وِعاءٌ له لا بطنُ صندوق
Ilmuku selalu bersamaku, tatkala aku menghafalnya ia berguna untukku, hatiku merupakan penampungnya, bukan hanya sekedar tutup kotak.
إن كنتُ في البيت كان العلم فيه معي  #       أوكنتُ في السوق كان العلم في السوق
Apabila aku berada di rumah, maka ilmuku juga di rumah bersamaku, atau ketika aku berada di pasar, maka ilmuku juga ada di pasar.
الصديق ربما أخطأ في حقّ الصديق 


Terkadang, teman juga berbuat kesalahan
رام نفعا فضرّ من غير قصدٍ   #       ومن البر ما يكون عقوقا
Sahabat itu memberikan banyak manfaat, namun terkadang ia juga berbuat sesuatu yang merugikan tanpa disengaja, sesuatu yang menyakiti terkadang juga termasuk pada sebuah kebaikan.

خلق الناس المكر والملق 
Manusia menciptakan tipudaya


لم يبق في الناس إلا المكرَ والملق        #       شوكٌ إذا لمسوا زهرٌ إذا رمقوا
Yang tersisa dari manusia hanyalah tipudaya, hal yang halus dapat dijadikan duri ketika mereka menyentunya, dan dapat menjadi bunga ketika mereka memandangnya.
فإن دعتك ضرورات لعشرتهم           #       فكن جحيما لعلّ الشوك يحترق
Apabila kalian perlu bergaul dengan mereka, maka jadilah api yang dapat membakar duri itu.
الغريب                                  


Orang asing
إنّ الغريب له مخافةُ سارقٍ     #       وخضوع ُمديونٍ وذلّتُ موُثقٍ
Orang di perantauan merasa takut terhadap pencuri, tunduk kepada yang dihutangi, dan merasa hina kepada yang dipercaya.
فإذا تذكّر أهلَه وبلادَه        #       ففؤادُه كجنح طيرٍ خافقٍ
Apabila ia teringat keluarga dan kampung halamannya, hatinya berdebar-debar layknya sayap burung.

توكّلت على الله 
Bertawakkal kepada Allah


توكّلت في رزقي على الله خالقي        #       وأيقَنتُ أنّ الله لا ِشكّ رازقي
Aku bertawakal dalam mencari rizki, kepada Allah penciptaku, dan aku yakin bahwa Allah memberi rizki kepadaku.
وما يك من رزقي فليس يفوتني                  #       ولو كان في قاع البِحار الغوامق
Hal hal yang menjadi rizkiku, tidak akan lepas dariku, walaupun berada di dasar lautan yang dalam.
سيأتي به الله العظيم بفضله   #       ولو لم يكن مني اللسانُ بناطقٍ
Berkat kemurahan Allah, hal itu akan diberikan kepadaku meskipun mulutku diam tidak berbicara apa-apa.
ففي أيّ شيءٍ تذهب النفسٌ حسرةً    #       وقد قسم َالرّحمنُ رزق الخلائق
Buat apa dan dalam hal apa aku merasa rugi? padahal Allah sudah membagi jatah rizki bagi semua makhluk.
العقل وحده لا يغني               
Akal saja tidak cukup



لو كنتَ بالعقل تعطي ما تريدُ إذن     #       لما ظفرتَ منَ الدنيا بمرزوقٍ
Jika dengan akal saja kamu dapat memperoleh apa yang kamu kehendaki, maka kamu tidak akan menemukan satu orang pun yang memperoleh rizki di dunia ini.
رٌزِقتَ مالا على جهلٍ فعشتَ به       #       فَلَستَ أَوّلَ مجنونٍ ومرزوقٍ
Kamu bodoh dan kamu hidup mendapatkan rizki, maka janganlah heran, karena kamu bukanlah orang gila pertama yang mendapatkan rizki.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Total Tayangan

Popular Posts