31 December 2017





Apa kabar 2017?

            Terima kasih telah menunjukan tawa dan air mata yang menuntunku menjadi sedikit lebih dewasa. Aku sadar bahwa beberapa hal selalu datang dan pergi silih berganti. Setidaknya selama satu tahun ini kamu menyadarkanku tentang itu. Akhir-akhir ini kamu juga menyadarkanku bahwa kesombongan akan merusak apa yang telah kita miliki, hal yang sering aku lupakan. Terima kasih karena kamu juga dengan sabar menemani rinduku yang tak pernah mencair detik demi detik, hari demi hari, hingga kamu akan pergi. Terima kasih.

            Maafkan aku yang tak mampu menepati janji-janji yang pernah kuobral dengan sombong saat pertama kali kita bertemu. Aku sering merasa hebat dan gagah untuk menantangmu, menantang dunia, padahal kamu paling tahu bahwa aku bukanlah apa-apa. Maafkan aku yang tak mampu menyimpan semua momen-momen berharga yang telah kita lewati bersama. Aku yang lebih banyak mengeluh dari pada mensyukuri apa yang ada, aku yang sering berharap pada hal jauh yang belum pasti serta mengabaikan hal indah yang ada di depan mata. Maafkan aku.

Selamat tinggal 2017!


Hari-hari bersamamu terasa menyenangkan. Setidaknya do’akan aku untuk akrab dengan saudaramu, 2018.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Total Tayangan

Popular Posts