01 March 2018



            Jadi gini, saya adalah salah satu dari sebagian banyak orang yang suka bercerita. Bagi saya, berbagi pada orang lain bukan hanya tentang harta, makanan, atau pengetahuan saja. Lebih dari itu kita juga bisa berbagi perasaan. Baik perasaan senang dan bahagia, maupun perasaan sedih atau gundah gulana. Saya berbagi perasaan dengan bercerita. Hemat saya, bercerita adalah sebuah keniscayaan, karena tidak semua hal harus kita tanggung sendirian bukan? Setidaknya, dengan bercerita kita mendapatkan sebuah kepuasan. Silahkan ikuti, jika anda butuh kepuasan.

gambar : Anita.com



            Sekitar  satu tahun yang lalu, saya mendapatkan teman bercerita yang baru, blog. Meskipun tidak sebaik dan semenarik teman-teman yang lain, setidaknya blog adalah sosok teman yang setia dan mampu menjadi pendengar yang baik. Awalnya, saya bercerita di blog tentang kejadian penting dan menarik yang saya alami, namun lambat laun saya juga menceritakan paper tugas-tugas kampus kepadanya, dengan harapan bisa jadi bahan contekan di kemudian hari, khususnya saat UAS. Untuk yang satu ini, mohon jangan ditiru.


            Setahun berlalu, dengan pertemanan kami yang  “sedekat” itu. Dan saya pikir blog adalah teman saya yang seperti itu saja, teman tempat saya bercerita, berbagi pengalaman menyenangkan maupun mengerikan yang saya alami. Namun semuanya berubah setelah negara api menyerang, eh maaf salah narasi. Namun semuanya berubah pada Sabtu, 24 Februari 2018 dimana saya bertemu dengan sang Ratu Blog.



Pelatihan Menulis Blog di FLP Ciputat


            Singkatnya, pada hari itu saya mengikuti acara pelatihan kepenulisan di sebuah komunitas penulis yang cukup terkenal di Indonesia yang tidak perlu saya sebutkan namanya. Eh tapi disebut disini juga gapapa kayaknya. Sebut saja FLP Ciputat. Kebetulan materi pada hari itu adalah seputar teman setia saya, Blog. Mulanya saya berpikir bahwa materi yang disampaikan adalah  hal biasa-biasa saja, namun anggapan awal saya pun sirna setelah saya diperkenalkan dengan teman saya (read; Blog) dari sudut pandang yang berbeda.

            Teh Ani Berta, dialah sosok inspiratif yang memperkenalkan kembali saya dengan blog. Selama dua jam saling bertatap muka, dan bercanda ria, sambil menikmati air bening tanpa gula, saya mendapatkan bocoran-bocoran berharga tentang blog dan saya juga mendapatkan beberapa pencerahan yang benar-benar mencerahkan.

            Just information, Teh Ani merupakan salah satu blogger terkenal dan berpengalaman dari Indonesia yang telah membuktikan kepada dunia, bahwa blogger tidak boleh dipandang sebelah mata. Bijak sekali rasanya, jika saya menyematkan kata “Sang Ratu Blogger” di belakang namanya. Yoyoy
Teh Ani Berta si Ratu Blogger
(Gambar : instagram/ani.berta/)


            Teh Ani mengajarkan bahwa kita bisa sukses dengan hanya melakukan apa yang kita suka, tentunya jika dijalani dengan sepenuh hati. Beliau menjelaskan bagaimana blog adalah salah satu media dimana kita bisa bekerja dan menjalankan hobi di waktu yang bersamaan, dan mampu menghasilkan uang tanpa terikat dengan ruang maupun waktu tentunya.

            Disamping skill-skill blog yang memang saya tidak ketahui sebelumnya, (meskipun sudah satu tahun ngeblog) bagi saya, Teh Ani  juga mengajarkan sesuatu yang paling penting dalam hidup kita; berani menentukan pilihan terbaik dan siap menghadapi resikonya. Singkatnya, Teh Ani menceritakan perjalanan hidupnya yang beprofesi sebagai akuntan dan banting stir menjadi blogger sukses seperti sekarang karena pilihan hati dan hobinya. Sae pisan teh!

            Terakhir, apalah gunanya motivasi jika tidak diaplikasikan bukan? Terima kasih Teh Ani atas ilmu, pengalaman dan motivasinya. Hati saya jadi terdorong  untuk mengikuti jejak langkah Teh Ani menjadi Ratu Blog. Ah tapi saya rasa saya lebih pas kalau jadi Raja Blog saja, bukan ratu. hehe.  Tapi saya sadar jalan menuju posisi dimana Teh Ani sekarang berdiri tegak, masih panjang dan jauh, apalagi saya hanyalah blogger pemula.  Jadi, untuk saat ini, saya tidak akan berharap langsung jadi Raja Blog, tapi cukuplah saya berharap menjadi Juara dari lomba Blog yang Teh Ani adakan. *eh

Hatur Nuhun Teh Ani, besar harapan saya bisa bertatap muka lagi dengan Teh Ani.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Total Tayangan

Popular Posts